Senin, 27 Mei 2013

Khasiat Tanaman Obat 9. BAMBU TALI

9. BAMBU TALI




Bambu tali secara empiris digunakan untuk pengobatan kanker limpa, kanker payudara dan kencing manis. Dalam farmakologi Cina disebutkan bahwa tanaman obat berkhasiat  ini bersifat: dingin, rasa manis, pahit. Masuk meridian paru-paru dan ginjal,  anti racun, antikanker,  membersihkan paru-paru, menurunkan panas,  menyuburkan yin, merangsang produksi cairan tubuh.  Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan umbi.
Nama latin Asparagus cochinchinensis ( Lour.) Merr., termasuk famili Liliacea. Tanaman ini dikenal  dengan nama asing Chritusdoorn. Berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui yaitu  aglycone,  asparagine,   beta-sitosterol, fruktose, glukose,  5-methohoxy, methylfurfural,  protosarsapogenin  dan saponin.
Secara turun temurun   tanaman obat berkhasiat  ini digunakan untuk penyembuhan penyakit-penyakit sebagai berikut:
1. Kanker limpa dan kanker darah: lymphosarcoma, leukemia
- Umbi 20 -40 gram direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, saring dan  minum.
-Umbi tanpa kulit, ditim dengan arak kuning, minum 3 kali sehari.
2. Kanker payudara: karsinoma, fibroadenoma dan hyperplasia kelenjar payudara
- Umbi 20 -40 gram direbus, minum
-Umbi tanpa kulit, ditim dengan arak kuning, minum 3 kali sehari.
3.  Kencing manis
Umbi kering 6-12 gram direbus dengan 1 ½ gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum selagi hangat.  Lakukan  sehari dua kali sampai sembuh.
4.  Batuk, batuk darah, TBC paru, sakit tenggorokan
Umbi kering 6- 12 gram direbus dengan 1 ½ gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum selagi hangat. Lakukan    dua kali sehari sampai sembuh.
5.  Muntah darah, rasa haus, berkeringat malam
Umbi kering 6-12 gram direbus dengan 1 ½ gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum selagi hangat. Bila perlu lakukan sehari dua kali sampai sembuh.
6.  Susah buang air besar, demam disertai  gelisah                                                         
Umbi kering 6- 12 gram direbus dengan  1 ½ gelas air sampai tersisa  satu gelas. Minum selagi hangat. Bila perlu sehari dua kali sampai sembuh.

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar