Senin, 27 Mei 2013

Khasiat Tanaman Obat 11. ALANG-ALANG

11. ALANG-ALANG



Alang-alang merupakan tanaman obat berkhasiat yang dapat digunakan untuk mengatasi influenza, muntah darah, kencing darah, mimisan, kencing nanah, hepatitis akut menular dan radang ginjal akut.
Senyawa aktif yang  terdapat pada alang-alang yaitu alkali,  anemonin,  asam klorogenat,  asam kersik,  asam sitrat, arundoin,  cixol,   cylendrene, esin,  fernerol,  glukosa, graminone B, kalium,  p-hidroksi benzaldehida, imperanena, katekol,    malic acid, mannitol, polifenol, saponin, silindrin, simiarenol, skopolina,  tanin dan  zat damar.
Nama latin  Imperata cylindrical ( L ) Bauv.var mayor ( Ness ) C.E.Hubb., atau Imperata arundinaceae Cyrillo atau Lagurus cylindricus L, termasuk famili tumbuhan Gramineae atau Poacae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah alang-alang ( Jawa ),  alalang ( Minangkabau ), ambengan (Bali ), deya ( Bugis ), halalang ( Kalimantan ), iloh ( Lampung ), kalepip ( Irian ), lalang ( Madura ), ki eurih ( Sunda ), neleleng laku ( Aceh ), welia ( Ambon ).  Alang-alang banyak tumbuh di tanah lapang atau di tepi jalan. Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa tumbuhan ini termasuk tanaman obat berkhasiat. Orang selalu menganggap alang-alang sebagai tanaman liar yang tidak berguna, sulit diberantas karena akarnya yang kuat dan cepat menyebar.
Alang-alang secara empiris digunakan sebagai tanaman obat berkhasiat antipiretik ( menurunkan panas ), diuretik ( peluruh kemih ),  hemostatik                  ( menghentikan pendarahan ), menghilangkan haus, masuk meridian paru,  lambung dan usus kecil. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa manis dan sejuk. Efek farmakologi tumbuhan alang-alang  diperoleh dari penggunaan rimpang, bunga dan akar. Dapat digunakan yang segar atau dikeringkan.

Resep menggunakan herba  alang-alang:
1. Atasi influenza                                                                                                                          
Akar alang-alang 1/2 genggam, daun jinten 5 lembar, daun murbei 7 lembar, temulawak 1 jari tangan, cuci semua bahan, dipotong tipis, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas air.  Saring dan minum 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
2.  Muntah darah atau kencing darah                                                                                           
 Akar segar 6 gram, daun sendok segar 6 gram, daun andong segar 2 helai dicuci dengan air sampai bersih kemudian dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas,  saring, dinginkan dan minum.
3.  Mimisan.                                                                                                                                    
Akar segar  30 gram  dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas,  saring dan minum.
4. Kencing Nanah.                                                                                                                       
 Akar segar 300 gram dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 2.000 cc air bersih sampai terisisa 1.200 cc ditambah gula batu secukupnya. Saring, dibagi   untuk 3 kali minum.
5. Hepatitis akut menular.                                                                                                        
Akar kering 60 gram direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Saring, dibagi untuk 2 kali minum
6. Radang ginjal akut.                                                                                                                      
Cuci bersih 6-120 gram akar segar, dipotong-potong seperlunya dan direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas air.  Saring, dibagi untuk 2-3 kali minum.

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar